Bahan merupakan salah satu faktor yang paling dipertimbangkan ketika memilih jaket. Di mana kenyamanan, fungsi dan daya tahan jaket itu sendiri bisa sangat dipengaruhi oleh bahan yang digunakan. Nah, dua bahan yang sering dibandingkan dalam produksi jaket adalah taslan vs parasut.
Kedua jenis bahan ini dianggap unggul karena ketahanannya. Meski begitu, karakteristik dari masing-masing bahan menjadikan keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Sehingga pemilihannya pun dapat disesuaikan dengan fungsi yang diharapkan dari jaket tersebut.
Lantas, apa saja yang kelebihan dari kedua jenis bahan tersebut, dan manakah yang lebih unggul untuk material jaket? Simak jawabannya di bawah ini.
Mengenal Bahan Taslan dan Parasut

Sebelum membandingkan keduanya, Anda bisa mengenali karakteristik bahan taslan dan parasut terlebih dahulu.
Taslan merupakan kain sintetis yang biasanya terbuat dari polyester atau serat nilon. Jenis bahan ini diproduksi dengan teknik tekstur tertentu untuk menghasilkan kain dengan permukaan lembut serta tidak licin.
Ciri utama dari bahan ini adalah tekstur yang kuat dan tebal, permukaan tidak terlalu mengkilap, tampilan eksklusif dan terasa kokoh. Keunggulan inilah yang menjadikan bahan taslan banyak diandalkan untuk kebutuhan produksi jaket motor, jaket untuk aktivitas outdoor, hingga jaket hujan premium.
Sementara parasut merupakan jenis kain dari serat sintetis seperti polyester atau nilon. Ciri utama yang sangat menonjol dari bahan ini adalah sangat ringan serta memiliki permukaan yang mengkilap dan licin. Bahan yang super ringan ini juga memiliki ketebalan yang tipis, sehingga mudah dilipat dan dibawa kemana pun.
Meski begitu, parasut sudah cukup efektif dalam menangkal angin. Sehingga material ini juga kerap digunakan dalam produksi jaket motor dengan harga murah hingga menengah.
Perbandingan Bahan Taslan vs Parasut, Mana yang Lebih Unggul

Dari penjelasan singkat di atas, mungkin Anda sudah bisa menebak manakah yang lebih unggul antara bahan taslan vs parasut. Tetapi untuk lebih detailnya, berikut ini perbandingan dari bahan taslan dan parasut.
1. Kekuatan dan Ketebalan Bahan
Bahan yang kerap digunakan dalam produksi jaket outdoor umumnya memiliki serat kain yang rapat serta tebal, seperti taslan. Karakteristik ini sangat cocok dengan kebutuhan jaket outdoor yang harus mampu memberikan perlindungan ekstra.
Sedangkan bahan parasut memiliki ketebalan yang jauh berbeda. Bahan parasut cenderung tipis dengan kekuatan yang tentu saja di bawah standar taslan. Bahkan, jenis bahan ini bisa mudah robek ketika terkena gesekan keras atau benda taam.
Dari perbandingan kekuatan dan ketebalan bahan, tentu taslan lebih direkomendasikan untuk kebutuhan jaket dengan penggunaan berat.
2. Ketahanan Terhadap Angin dan Air
Pertimbangan lain dari taslan vs parasut yakni kekuatannya terhadap angin dan air. Secara keseluruhan, baik taslan maupun parasut memiliki ketahanan yang baik terhadap angin. Tetapi dalam penggunaannya, biasanya bahan taslan dikombinasikan dengan lapisan coating yang membuatnya lebih tahan terhadap air.
Berbeda dengan bahan parasut yang umumnya tidak dilapisi coating, sehingga ketahanannya terhadap air pun lebih rendah. Di mana bahan parasut hanya bisa menahan air dengan debit kecil, seperti percikan atau hujan gerimis.
Jadi, jika Anda membutuhkan jaket yang mampu melindungi tubuh dari air dan angin secara maksimal, jaket taslan adalah pilihan tepat.
3. Kenyamanan saat Digunakan
Di balik ketahanannya yang begitu baik terhadap air, angin maupun dari segi kekuatan dan ketebalannya, bahan taslan ternyata juga sangat nyaman digunakan. Material ini memiliki permukaan yang lembut dan tidak terlalu kaku. Sirkulasi udara di dalam jaket pun cukup baik.
Berbanding terbalik dengan bahan parasut yang cenderung panas karena sirkulasi udara yang didapatkan tidak maksimal. Selain itu, ketika jaket parasut digunakan untuk mobilitas tinggi, biasanya akan muncul suara “gesek” yang mengganggu.
4. Tampilan dan Estetika
Perbandingan lain yang cukup mencolok antara bahan taslan vs parasut bisa dilihat dari tampilan dan estetikanya. Ya, ketika dilihat sekilas, bahan taslan memiliki tampilan yang lebih premium dengan warna matte-nya. Cutting-an ketika dibuat menjadi jaket atau fashion item lain pun terkesan lebih rapi dan elegan.
Parasut memiliki permukaan yang mengkilap dengan tampilan cenderung sporty. Bahan dengan tampilan ini cenderung lebih cocok untuk jaket casual harian atau jaket promosi. Jadi, jika membandingkan tampilannya, sebenarnya sangat fleksibel atau sesuai dengan selera Anda.
5. Harga Produk Jaket
Dengan karakteristik yang jauh berbeda, tentu harga jaket dari bahan taslan dan parasut jauh berbeda. Bahan parasut dibanderol dengan harga jauh lebih murah, karena bahan ini dapat diproduksi massal.
Sedangkan bahan taslan tergolong lebih mahal dengan kualitas dan ketahanan yang jauh lebih baik juga. Itulah mengapa jaket taslan lebih diperuntukkan untuk segmen menengah ke atas.
Perhatikan Perawatan Jaket Taslan dan Parasut
Terlepas dari harganya yang jauh berbeda, teknik perawatan untuk kedua bahan ini tidak jauh berbeda. Umumnya, baik jaket taslan maupun jaket parasut bisa dicuci menggunakan deterjen biasa. Hanya saja, mencuci jaket parasut dan taslan menggunakan tangan lebih disarankan untuk menjaga serat kain dan fungsi dari jaket itu sendiri.
Namun, jika Anda tidak memiliki banyak waktu dan lebih memilih untuk mencuci jaket di tempat laundry, pastikan untuk memilih tempat laundry profesional seperti Daeng Laundry.

Tempat laundry terpercaya di Makassar ini menyediakan banyak pilihan layanan, seperti laundry express Makassar untuk hasil yang lebih cepat. Daeng Laundry Makassar juga menawarkan pilihan layanan lain seperti laundry kiloan dengan harga lebih terjangkau.
Jadi, sudah paham apa saja perbedaan bahan taslan vs parasut? Perbandingan kedua jenis bahan ini bisa menjadi acuan bagi Anda dalam memilih bahan yang sesuai dengan kebutuhan. Serta untuk masalah perawatan jaket, Anda bisa percayakan pada Daeng Laundry Makassar.